Jelang MotoGP Tiongkok di Sirkuit Shanghai (1)
Rabu, April 30th, 2008
Menjelang balap MotoGP di Tiongkok akhir pekan ini, semua penggemar punya satu pertanyaan: Bagaimana kondisi Jorge Lorenzo? Apakah dia sudah pulih dari operasi pergelangan tangan? Jawabannya mantap: Sudah! Dan itu kabar buruk bagi para pesaing. Khususnya rekan sendiri di Fiat Yamaha, Valentino Rossi.Jorge Lorenzo benar-benar menjadi pusat perhatian di awal musim MotoGP 2008 ini. Rookie Fiat Yamaha itu merebut pole position pada tiga lomba pertama, sekaligus meraih kemenangan perdananya pada seri ketiga di Estoril, Portugal.
Alhasil, dia pun bertengger di puncak klasemen pembalap. Mengalahkan sejumlah nama besar, termasuk rekan sendiri yang jauh lebih kondang, Valentino Rossi.Gebrakan awal ini saja sebenarnya sudah cukup untuk menjadikan Lorenzo bahan perbincangan. Namun, apa yang terjadi usai GP Portugal itu membuat orang makin membicarakan pembalap Spanyol tersebut.
Sebab, pada Senin setelah GP Portugal (14/4), Lorenzo menjalani operasi penting. Pergelangan tangan kanannya dioperasi untuk mengatasi carpal tunnel syndrome. Pada tiga lomba pertama, Lorenzo memang selalu mengeluh sakit pada pergelangan tangan. Hanya dengan operasi masalah itu bisa diatasi.
Menurut jadwal, operasi itu butuh waktu dua pekan untuk pemulihan. Kalau ada masalah, bisa lebih lama. Nah, Senin lalu (28/4), dua pekan sudah berlalu. Orang pun bertanya, seperti apa kondisi Lorenzo. Mampukah dia tampil dahsyat di GP Tiongkok akhir pekan ini?
Untuk mengantisipasi segala pertanyaan, pihak Fiat Yamaha merilis pernyataan resmi menjelang GP Tiongkok. Isinya menyatakan bahwa pemulihan Lorenzo berlangsung lancar. Bahkan, kondisinya sudah dibilang “sempurna.”
“Setiap hari saya merasa membaik. Recovery berlangsung tanpa masalah. Saya ke Tiongkok dalam kondisi sempurna,” kata Lorenzo dalam pernyataan resmi itu.
Lorenzo kembali menjelaskan pentingnya operasi tersebut. Usai lomba di Portugal, dia merasa begitu kesakitan. Dia mantap menjalani operasi karena target awal musim sudah dicapai (menang). Sekarang, setelah pemulihan yang lancar, dia bisa fokus lagi mengejar target berikutnya (menang lagi atau bahkan jadi juara dunia), tanpa harus terganggu oleh rasa sakit.
“Sekarang kami harus terus bekerja keras, berkonsentrasi menghadapi lomba berikutnya,” tegas pembalap 20 tahun itu.
Manajer tim Lorenzo, Daniele Romagnoli, ikut menjelaskan mantapnya kondisi sang pembalap sekarang. “Dokter bilang dia sudah 100 persen. Tapi kita tetap harus wait and see. Saya sendiri percaya dia bakal oke, karena telah menjalani operasi pada momen yang tepat,” ucapnya.
Seandainya Lorenzo benar-benar 100 persen, Romagnoli bilang para pesaing harus lebih hati-hati lagi. Sebab, Lorenzo sekarang tidak akan lagi terganggu oleh rasa sakit di akhir lomba. “Secara teori, dia seharusnya lebih cepat dari sebelumnya!” tukasnya.
Leave a response and help improve reader response. All your responses matter, so say whatever you want. But please refrain from spamming and shameless plugs, as well as excessive use of vulgar language.